Lakukan 5 Langkah Ini supaya Radiator Berumur Panjang

Salah satu komponen urgen dalam suatu mobil ialah radiator. Sebab, andai rusak atau merasakan masalah, mesin bakal cepat panas atau dinamakan overheat.

Jika radiator bermasalah, bukan tidak barangkali hal ini bakal merembet ke komponen lainnya, termasuk menyebabkan turun mesin. Bahkan biaya perbaikan karena masalah radiator dapat mencapai puluhan juta.

Nah, inilah bengkel AC Rotary Bintaro dalam website resminya, menyerahkan lima tips supaya radiator tetap awet, yaitu:


Pertama, mustahil dipungkiri air radiator rentan terhadap kotoran. Jika tidak dipedulikan hal tersebut dapat mengendap menyusun gumpalan yang bisa menghambat drainase radiator ke mesin mobil. Karena itu, air radiator mesti diganti secara rutin mengikuti kitab manual pada mobil yang disediakan oleh pabrikan.

Perlu dicatat, sebelum mengerjakan penggantian air radiator, kita perlu menghabiskan air radiatornya terlebih dahulu. 

Kedua, cek selang radiator. Selang radiator bermanfaat untuk menghubungkan radiator ke mesin mobil. Kebanyakan selang radiator tercipta dari bahan karet tahan panas sebab bagian ini paling sering terkontaminasi dengan panasnya mesin.

Meskipun begitu, karet ini tidak selamanya dapat menahan panas dari mesin mobil. Apalagi bila mesinnya tidak jarang overheat, otomatis selang radiatornya dapat mengeras secara perlahan dan kesudahannya retak.

Apabila selang radiator retak, tidak terdapat lagi komponen yang bisa menetralisir panas. Akibatnya komponen lain pun pasti bakal rusak. Periksa suasana selang radiator secara rutin. Kalau perlu, gantilah selang radiatornya andai sudah berumur.

Ketiga, mengecek tutup radiator. Setiap radiator mempunyai seal atau karet pada unsur penutupnya. Fungsinya guna mengencangkan unsur penutup radiator.

Rusaknya tutup radiator dan seal akan mengakibatkan sirkulasi air panas dari radiator ke unsur reservoir terhambat. Sehingga air panas itu akan diantarkan kembali ke unsur mesin. Akibatnya suhu di dalam radiator dan mesin mobil bertambah secara perlahan.

Sebaiknya cek bagian tutup radiator secara rutin. Periksa pun apakah seal nya masih kenyal atau tidak. Kalau telah rusak, darurat Anda mesti menggantinya dengan yang baru.

Keempat, cek klem selang radiator. Klem selang radiator bermanfaat untuk mengikat selang radiator dengan pilar radiator supaya posisi dua-duanya tetap rapat. Apabila klem selang radiator mulai longgar, air radiator menjadi gampang merembes ke unsur mesin dan komponen AC lainnya. Akibatnya mesin dan komponen AC bakal rentan terhadap kerusakan.

Anda dapat memeriksa unsur klem bersamaan dengan tutup radiator, selang radiator, dan air radiator. Apabila klemnya mulai longgar, kencangkan ikatannya.

Kelima, cek kipas pendingin radiator. Kipas radiator bermanfaat untuk menetralisir panas. Pada mesin mobil, kipas radiator bermanfaat untuk menghindari mesin dari namanya overheating.

Kipas pendingin bisa bekerja secara otomatis masing-masing kali mesin berada pada suhu kerja yang sesungguhnya. Jadi, Anda bisa meyakinkan kipas pendingin bekerja atau tidak dengan menyaksikan putaran kipasnya.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.